Mental strength student prevent bullying school edisi 2

Beberapa hal yang penting seharusnya saat ini perlu dikembangkan dan di lakukan dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia adalah perhatian terhadap pendidikan dan sosial masyarakat. Mental tidak terlepas dengan pendidikan dan sosial di masyarakat. Saat ini jelas banyaknya kejadian yang ada di masyarakat khususnya yang terjadi di lingkungan sekolah atau madrasah adalah pengaruh pendidikan dan hubungan sosial diantara senior ke junior atau yang muda dan tua bawahan dan atasan yang tidak terjalin dengan baik. Beberapa faktor rendahnya mental seseorang diantaranya dipengaruhi oleh: 
1.  Rendahnya rasa simpati dan empati terhadap suatu bentuk persoalan yang ada.
2. Minimnya hubungan interaksi sosial diantara sesama 
3. Mis komunikasi diantara sesama 
4. Terlalu over terkait hubungan antar sesorang dengan orang lain 
5. Meningkatnya preser seseorang dikalangan harapan dan realita yang ada 
6. Dst.

Hal ini sebagai bentuk contoh kejadian yang terjadi yang menggambarkan beberapa persoalan bulying yang ada di lapangan khususnya disekolah terkait bentuk mental dalam menghadapi masalah yang seharusnya penting untuk dikaji persoalan jauh lebih mendalam sehingga benar benar terlihat cara penyelesaian masalah terhadap persoalan tersebut yang secara besar karena rohnya berada di lingkup pendidikan saat ini. 

Kasus yang pertama 
Seorang anak sekolah menyerang anak teman sekelasnya hingga luka parah dan meninggal dunia 
Melalui kasus ini penting kita galih dimana poin kesalahan dan siapa yang salah agar kejadian ini tidak terulang lagi. 
Pertama melalui pelanggaran yang telah menuju ke ranah kriminal layak tersangka mendapat hukuman yang setimpal. 
Akan tetapi penting kiranya kita memperhatikan unsur dan penyebab yang menjadikan peristiwa itu terjadi. 
Beberapa faktor jelas dapat menjadikan peristiwa tersebut tidak dapat di pungkiri adanya komunikasi yang tidak baik serta perhatian yang kurang dan bimbingan yang belum maksimal. 
1. Adanya komunikasi yang baik jelas penting permasalahan akan jauh dapat terselesaikan apabila ada ruang atau kesempatan untuk seseorang dengan orang lain dapat melakukan komunikasi yang baik. Komunikasi yang baik tidak lama tidak menjauh atau mendalam tetapi komunikasi yang baik adalah komunikasi yang dapat diterima antara satu dengan satunya. 
2. Perhatian yang baik adanya empati dan simpati jelas sesuatu yang sangat penting. Terkadang seseorang mendapatkan preser atau tekanan yang berat tanpa membedakan penghargaan sedikit kepada seseorang. Jelas itu jauh dari sifat simpati dan empati. Sejak dini menanamkan sifat tersebut sangat penting agar setiap persoalan yang ada setidaknya jauh jauh mendahulukan empati dan simpati daripada harapan yang terlalu tinggi. Kita bisa menuntun anak atau seseorang tapi kita harus tahu sejauh mana kemampuan dan proses yang telah mereka lakukan. 
Agar tidak adanya ketimpangan sehingga muncul masalah antara satu dengan satunya. 
3. Bimbingan yang maksimal jelas penting untuk dilakukan sejak dini baik di lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat. Masalah pemukulan antara anak anak bisa terjadi tidak hanya di sekolah bahkan di luar sekolah. Apabila bimbingan terkait perkembangan mental anak, psikologi anak, pengetahuan, ketrampilan dan sikap anak baik di rumah, disekolah ataupun di masyarakat merata dan baik sesuai batas usianya jelas kemungkinan masalah tersebut dapat terselesaikan dengan baik. Karena itu adanya hal hal perlu di lakukan peningkatan terkait kualitas pendampingan dalam membimbing harus tepat membimbing yang tepat tidak harus lama tetapi pas terkait persoalan dan Sulusi terhadap perkembangan anak. 

 Menyikapi kasus penganiayaan anak di sekolah bukan salah anak saja atau pengawasan yang kurang tetapi masalah pribadi anak yang seharusnya setiap diantara kita yang tahu harus peduli dengan persoalan orang lain atau persoalan anak sebelum persoalan itu membesar dan menjadi masalah yang menimpa pada anak. 
 Jadi kuncinya kita memperhatikan anak bukan terus memperhatikan masalah anak. Kalau anak mendapatkan perhatian dari kita maka tidak akan banyak masalah yang muncul terhadap anak, perhatian tidak harus terus menerus tetapi perhatiannya yang menyentuh terhadap sikap, perilaku, pengetahuan, dan ketrampilan serta mental anak. 

Comments

Popular posts from this blog

Minggu 22 Agustus 2021 "Menapak jalan yang sulit"

Minggu 29 Agustus 2021 "Semangat meski dalam pandemi surah Al insyiroh ayat 1- 8"

Mental strength student prevent bullying school edisi 7, 8 dan 9